Nama : Esi Adliyah
NRP : A34100092
Laskar : 13

Cerita inspirasi 1

Satu tokoh yang benar-benar membuat saya terinspirasi,yaitu tokoh Rancchoddas shyamaldas chanchad alis Phunsukh Wangdu alias Chhote dalam film 3 idiots. Karena saya menceritakan mengenai tokoh di film, maka saya akan menceritakan peranannya yang membuat saya menjadi sangat mengidolakan sosok nya.
Rancho adalah pria tampang, cerdas, selalu ceria, santai, suka menolong orang lain dan satu sifat yang menjengkelkan sekaligus menyenangkan, is seorang yang usil. Ia adalah seorang mahasiswa India, bersekolah di Imperial College og Engineering ( I.C.E) yang khusus akan menjadikannya seorang insinyur. Memang pada waktu itu, di India. Semua orang sangat bangga bila anak mereka menjadi seorang insinyur. Sayangnya, di I.C.E ini, ada dosen yang begitu galak dan membebani para mahasiswanya.
Rancho mempunyai dua sahabat, bernama Farhan dan Raju. Farhan adalah sahabat Rancho yang terpaksa masuk ke I.C.E tersebut karena keinginan orang tuanya. Sedangkan Raju adalah sahabat Rancho yang memiliki keluarga miskin, yang sudah membiayai kuliahnya dengan susah payah. Dan ayah nya sakit-sakitan. Sehingga ia terbebani dengan kuliahnya.
Masalah bermunculan, mulai dari Raju yang terancam di keluarkan sampai Farhan yang ingin menjadi fotografer tapi ayahnya melarang. Rancho pun mulai mencintai seorang gadis yang bernama Pia yang tidak lain adalah anak dari dosen yang galak itu.
Dan satu per satu, masalah pun diselesaikan oleh Rancho. Sampai akhirnya, ketika pengumuman hasil ujian, Rancho berhasil menduduki peringkat ke satu. Sementara kedua sahabatnya menduduki posisi rawan di peringkat akhir.
Ketika foto angkatan, hanya Rancho lah, satu-satunya yang memakai kaos berwarna merah sementara yang lain memakai kemeja putih berpenampilan formal.
Sejak saat itu, Rancho menghilang, tidak ada satu orang pun yang mengetahui keberadaannya.
Hingga suatu ketika, musuh 3 idiots yang berasal dari Uganda, bernama Chatur, datang menemui Raju dan Farhan, hanya sekedar untuk membuktikan bahwa ia lebih sukses dari mereka semua. Serta, membawa kabar, bahwa ia tahu dimana Rancho berada.
Sejak saat itu, mereka pun pergi bersama untuk mencari Rancho. Hingga tiba di sebuah rumah, yang sangaat besar serta mewah. Tapi, bukanlah Rancho yang mereka cari. Penghuni rumah itu memang bernama Rancho sama persis namanya seperti Rancho yang mereka kenal. Serta di pampanglah ijasah kelulusan milik Rancho milik teman mereka. Lalu yang lebih mengejutkan lagi, foto kelulusan angkatan mereka, foto Rancho yang mereka kenal diganti dengan foto Rancho yang ada di hadapan mereka saat ini. Mereka sangat bingung. Dan meminta penjelasan dimana Rancho sabahat mereka?
Diceritakanlah, bahwa Rancho yang mereka kenal adalah Chhote. Anak tukang kebun yang keluarga nya meninggal. Dan di biarkan hidup di runah majikannya sebagai pembantu. Tetapi ia selalu memakai seragam sekolah bekas milik anak majikannya bernama Rhanco. Ia pintar, dan ia bisa memasuki kelas manapun. Sampai suatu hari, tindakannya diketahui. Sejak saat itu, majikannya membuat kesepakatan. Ia hanya ingin gelar dan anak ini ingin ilmu. Sejak saat itu Chhote sekolah tetapi menggunakan nama Rhancho.sementara Rancho yang asli pergi ke luar negeri. Dan ini adalah RAHASIA!
Merekapun pergi mencari sahabat mereka, tetapi dating ke rumah dosen galak itu untuk menjemput Pia, ternyata hari itu adalah hari pernikahan Pia, dan akhirnya Pia pergi melarikan diri mengikuti kedua sahabat Rancho.
Merekapun tiba di sebuah pulau. Ketika memasuki pulau tersebut banyak sekali benda yang merupakan ciptaan manusia jenius. Dan mereka semua yakin, Rancho yang mereka cari ada di sini. Di tepi pantai, Rancho sedang asyik bermain kapal-kapalan dengan anak-anak ketika Pia datang dengan scooter nya. Dan akhirnya merekapun bertemu. Kemudian Ranchopun bertemu dengan 2 idiots, dan nama asli Rancho yang mereka kenal adalah Phunsukh Wangdu, orang yang sangat terkenal dan banyak dicari karena kejeniusannya!

Nama : Esi Adliyah
NRP : A34100092
Laskar : 13

Cerita Inspirasi 2

Kisah ini adalah kisah nyata. Tempatnya di Bandung. Biasanya orang Bandung tahu sosok kakek tua ini. Tapi, untuk mereka yang sekedar jalan-jalan ke Bandung, mungkin, belum tentu dapat menjumpai Kakek tua ini.
Saya sebenarnya tidak mengenal kakek tua ini. Saya yang orang Bandung, sering melihat beliau. Dan, tidak selalu di jalan yang sama. Kakek tua ini, berpakaian army, becaknya juga di hias dengan segala macam barang-barang army. Beliau selalu mengayuh sepedanya, tapi, tidak pernah sekalipun saya melihat dia membawa penumpang. Ia hanya berkeliling Bandung memperlihatkan atribut tentara dan seakan ingin memberitahu kepada semua orang bahwa pahlawan telah memperjuangkan negeri ini dengan begitu susah. Dan saya menjadi terinspirasi dengan itu, “jangan lupakan perjuangan pahlawan kita”. Cintai negeri ini, “INDONESIA”. Meskipun keadaan Negara sedang ambruk-ambruknya. Siapa lagi yang akan mencintai Indonesia? kalau bukan orang Indonesia nya sendiri.
Kakek tua yang sudah rentan saja, masih mau memperlihatkan kepada kita semua generasi masa depan, yang, menjadi penerus bangsa, dan yang menjadi tumpuan, mau di bawa kemana Indonesia? Sebagai warga Negara Indonesia patutlah kita menjaga, mempertahan dan memajukan Indonesia. Serta bangga terhadap Indonesia. Seperti kata orang tua, jadilah anak yang berbakti bagi nusa dan bangsa serta negaramu. Berikanlah apapun yang bisa kau berikan pada negaramu, berikanlah apapun yang bisa kau banggakan kepada negaramu. Meskipun hanya satu!
Kakek terimakasih. kau telah menjadi inspirator ku. Dan sekarang dengan bangganya, aku akan mengatakan, “aku cinta Indonesia”.